Istilah junk food biasa dipakai untuk menyebut makanan dengan kadar nutrisi dan nilai gizi rendah untuk kesehatan, semisal makanan ringan dan makanan instan. Maka dulu pernah kupakai istilah 'junk blog' untuk menyebut blog-blogku yang kuanggap tidak bermutu dan tidak bergizi tinggi. Meskipun istilah junk blog ini sempat menuai protes keras dari Erlangga dengan menyatakan tidak ada satu pun blog yang junk, bagiku tak ada salahnya jika menyebut blogku yang bersifat ringan dan santai sebagai junk blog. Tentu saja tanpa bermaksud untuk menyebutnya sebagai sampah, karena setiap tulisan lahir dari hati.
seperti apakah rasanya menikah?
Wew.. membayangkan menikah, sepintas rasanya memang menyenangkan. Punya suami, punya temen tidur, punya temen serumah, punya seseorang yang bertanggung jawab buat menjaga dan melindungi kita xexe. Walaupun kalau membayangkan tugas-tugas dan kewajibannya juga lumayan berat. Harus siap bangun pagi-pagi setiap hari buat nyiapin sarapan untuk suami, beres-beres rumah dan kalau ditinggal suami kerja sementara kita nggak kerja, harus siap-siap sendirian di rumah. Kesepian menunggu suami pulang xexe.
Sudah beberapa hari ini pengen baca-baca ebook lagi, tapi bingung mo baca apa. Mo nerusin baca Laskar Pelangi tapi sedang nggak mood. Jujur aku agak bosen baca bagian akhir LP, yang menurutku bahasanya terlalu dewasa untuk ukuran anak SD seperti Ikal. Maap ya Bang Andrea Hirata dan semua penggemar LP. Itu cuma menurutku kok, yang notabene sama sekali nggak berkompeten untuk menilai dan mengkritisi sebuah novel xexe. Makanya aku juga belum nerusin membaca yang Edensor, Sang Pemimpi apalagi Maryamah Karpov karena bagian pertamanya saja belum selesai. Yang Edensor dan Sang Pemimpi sebenarnya juga sudah membaca, tapi juga belum sampai benar-benar tamat. Padahal saat ini aku sudah download tetralogi Laskar Pelangi secara lengkap, cuma menunggu waktu luang dan mood untuk membacanya.
Kebetulan kemarin jalan-jalan ke Gramedia sama Uki, trus liat novel mbak Dee yang Perahu Kertas. Dan kebetulan juga, salah satu novel tersebut tidak disegel, mungkin buat sample. Jadilah aku memuaskan rasa penasaranku akan ending cerita tersebut dengan membacanya on line alias disitu juga. Dan akhirnya aku pun tahu gimana ending kisah Kugy dan Keenan. Cukup happy ending dan memuaskan harapan pembaca xexe. Disitu dikisahkan akhirnya Keenan dan Kugy mendapat jalan untuk "sama-sama" kembali satu sama lain. Masing-masing pasangan mereka "sengaja" melepaskan mereka karena tahu bahwa cinta mereka hanyalah buat seseorang, yaitu Kugy dan Keenan. Akhirnya mereka pun live happily ever after. Xixi kayak penutup dongeng. Intinya sih, kalau sudah jodoh ga bakal kemana deh...
Sudah tau kan novel mbak Dee Dewi Lestari yang ini? Yang tokohnya bernama Kugy dan Keenan? Seperti novel-novel mbak Dee yang lainnya, novel ini pun ceritanya bikin kita penasaran dan ketagihan pengen melahapnya sampai habis. Sudah lama aku berburu ebook Perahu Kertas karena penasaran dengan endingnya. Dari info yang aku dapet, novel ini terdiri dari 12 bab, sementara aku baru membaca beberapa bab saja. Aku sendiri tidak tahu sudah berapa bab yang kubaca, yang jelas cerita terakhir yang kubaca adalah saat Keenan sudah bertemu lagi dengan Kugy, tapi keadaan mereka berdua sudah sama-sama memiliki kekasih. Kebetulan ebook yang kubaca memang tidak lengkap.


